Beban utang Indonesia dan negara berkembang lainnya meningkat tahun ini. Bagaimana mitigasinya?Anton Agus Setyawan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Kegaduhan MSCI: Ujian pembenahan regulasi dan struktur bursa saham yang amburadulRayenda Khresna Brahmana, Deakin University Lancaster University Indonesia
Pemberdayaan warga jadi solusi efektif meredam abrasi: Pelajaran dari pesisir BulukumbaIlmar Andi Achmad, Universitas Muhammadiyah Bulukumba
Bisakah rumah flat Menteng jadi tren dan alternatif kepemilikan properti bersama tahun ini?Rusli Cahyadi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Bagaimana agar dana iklim global benar-benar mengalir sampai ke tapakAbimanyu Arya Atmaja Abdullah, Universitas Gadjah Mada
Cek Fakta: Apa benar produksi minyak blok Rokan tertinggi di Indonesia setelah dikelola Pertamina?Robby Irfany Maqoma, The Conversation
Cek Fakta: Benarkah konflik Iran-Israel tak mengganggu impor pangan Indonesia?Robby Irfany Maqoma, The Conversation
Cek Fakta: Jokowi klaim impor beras tidak sampai 5% dari total kebutuhan nasional. Benarkah?Nurul Fitri Ramadhani, The Conversation
Cek Fakta: Jokowi klaim pengurangan emisi Indonesia sudah lampaui target. Benarkah?Robby Irfany Maqoma, The Conversation
Di balik kategori “miskin” BPS: Standar bertahan hidup, bukan taraf kesejahteraanAndri Yudhi Supriadi, Badan Pusat Statistik
Sekolah Rakyat & Sekolah Garuda: Obsesi bibit unggul abaikan pemerataan pendidikanDini Dwi Kusumaningrum, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Angga Sisca Rahadian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Anggi Afriansyah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Fikri Muslim, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Tren ‘10 ribu di tangan istri’: Romantisasi peran domestik di tengah ekonomi pelikKanti Pertiwi, Universitas Indonesia dan Hariati Sinaga, Universitas Indonesia
Jebakan keuangan digital: mengapa Gen Z rentan terjerat pinjol dan ‘paylater’?Imam Salehudin, Universitas Indonesia dan Rahmat Aryo Baskoro, Universitas Indonesia
Bagaimana neoliberalisme dan Islamisme berkaitan dengan kerentanan dan solidaritas pekerja ‘gig’Diatyka Widya Permata Yasih, Universitas Indonesia dan Vedi Hadiz, The University of Melbourne
Stigma membuat perusahaan enggan merekrut orang dengan ‘Down syndrome’, studi saya menawarkan solusinyaAnis Wahyu Intan Maris, The University of Western Australia
Perubahan iklim menurunkan harga rumah tapi menaikkan pasar properti kumuh: risetS Sariffuddin, Universitas Diponegoro
Penyebab melebarnya ketimpangan ekonomi dari sudut pandang perpajakanJaya Darmawan, Center of Economic and Law Studies (CELIOS)
Aceh bangkit berkat partisipasi aktif masyarakat dan badan usaha desaAbd. Jamal, Universitas Syiah Kuala; Fitriyani, Universitas Syiah Kuala; Muhammad Nasir, Universitas Syiah Kuala, dan Putri Bintusy Syathi, Universitas Syiah Kuala
AI mendongkrak efisiensi pekerja, tapi tidak akan menggeser manusiaMarcel Lukas, University of St Andrews
Dipaksa kembali kerja dari kantor, penelitian tunjukkan fleksibilitas adalah kunci mempertahankan karyawanJohn L. Hopkins, Swinburne University of Technology
Tingkat keterampilan tenaga kerja nasional yang mengkhawatirkanAndree Surianta, Australian National University
Pentingnya edukasi ‘time value of money’ sejak diniTeresia Angelia Kusumahadi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Kenapa penjudi slot percaya bisa menang meski pasti kalah? Ini bagaimana operator memanipulasi bias psikologi pemainRayenda Khresna Brahmana, Coventry University
Pengguna ‘paylater’ meningkat: pentingnya regulasi dan ‘responsible lending’Muammar Syarif, The ConversationDengar selengkapnya
Riset: menelaah penyebab dan cara melawan korupsi infrastruktur di IndonesiaRian Mantasa Salve Prastica, The University of Queensland
Pemimpin narsis tidak selalu buruk–riset buktikan mereka bagus mencari pendanaan ‘startup’Rayenda Khresna Brahmana, Coventry University
Sayang keluarga hingga cari pasangan, ini alasan generasi muda ingin beli mobil listrikWidya Paramita, Universitas Gadjah Mada ; Dr. Sahid Susilo Nugroho, M.Sc., Universitas Gadjah Mada ; Eddy Junarsin, Universitas Gadjah Mada ; Rahmadi Hidayat, Universitas Gadjah Mada , dan Rokhima Rostiani, Universitas Gadjah Mada
Menggali akar kemiskinan kronis masyarakat kawasan hutan: sebuah tantangan berkelanjutanAun Falestien Faletehan, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
Mendadak pulang, riset ungkap pekerja migran perempuan terjebak stigmatisasi dan beban kerja ganda saat pandemiTheresia Octastefani, Universitas Gadjah Mada dan Bayu Mitra A. Kusuma, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Lampu kuning perekonomian: Tekanan berat dari eksternal dan internalAndi Ibnu Masri Rusli, The Conversation
Bagaimana ‘influencer’ dan fenomena FOMO, YOLO, FOPO memicu kita kalap belanja lewat media sosialArifatus Sholekhah, Universitas Gadjah Mada
Aceh bangkit berkat partisipasi aktif masyarakat dan badan usaha desaAbd. Jamal, Universitas Syiah Kuala; Fitriyani, Universitas Syiah Kuala; Muhammad Nasir, Universitas Syiah Kuala, dan Putri Bintusy Syathi, Universitas Syiah Kuala