Anak rentan bunuh diri karena sulit mengelola emosi: Ada terapi khusus untuk meredamnyaDarien Alfa Cipta, Monash University
Tunjangan Rp30 juta untuk dokter spesialis tak menyelesaikan masalah, justru memicu ketimpangan baruRyan Rachmad Nugraha, Universitas Gadjah Mada dan Amirah Ellyza Wahdi, Universitas Gadjah Mada
Sains di balik gerakan salat: Benarkah bisa bikin fisik dan mental lebih sehat?Rino Putama, The Conversation
Tidur siang selama puasa Ramadan bantu otak lebih fokus dan berpikir cepatTimothy Hearn, University of Cambridge; Anglia Ruskin University
BPJS jutaan warga terputus: Tata kelola buruk korbankan pasien dan fasilitas kesehatanAditya Prasanda, The Conversation
Virus Nipah ditemukan di Indonesia, tapi mengapa belum ada kasus penularan pada manusia?Arif Nur Muhammad Ansori, Universitas Airlangga; Arli Aditya Parikesit, Indonesia International Institute for Life Sciences; Ronny Soviandhi, Universitas Gadjah Mada , dan Yudhi Nugraha, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Alih fungsi RS kusta jadi museum bisa hilangkan stigma, tapi mengapa sulit diterapkan di Indonesia?Grace Wangge, Monash University dan Ravando, Monash University
Ancaman cacingan strongyloidiasis di Kalimantan Selatan: Kebiasaan warga bisa picu penyakitDian Nurmansyah, Universitas Gadjah Mada
‘Superflu’ ditemukan di Indonesia: Pahami karakter dan penyebarannya agar tidak panikKambang Sariadji, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan; Hana Apsari Pawestri, National Institute of Health Research and Development (NIHRD), Ministry of Health Indonesia, dan Subangkit, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan
ODHIV lebih berisiko kena kanker: Deteksi dini hingga pengobatan yang tepat tingkatkan harapan hidupRonny Soviandhi, Universitas Gadjah Mada
Warga Indonesia gemar berbagi: Filantropis lokal berpotensi tutupi kesenjangan layanan diabetesHasna Fikriya, Universitas Gadjah Mada
Rokok ilegal: Narasi berulang untuk menghambat kenaikan cukaiMuhammad Zulfiqar Firdaus, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI)
Mengapa deteksi dini kanker lebih baik daripada mengobati saat sudah parah?Ardo Sanjaya, Universitas Kristen Maranatha
Diabetes tipe 5 jadi varian baru: Ini beberapa jenis diabetes yang perlu kamu tahuCraig Beall, University of Exeter
MBG bisa racuni lansia: Pemenuhan gizi lanjut usia tidak bisa sembaranganGrace Wangge, Monash University
Orang demensia rentan ‘kabur’ dari rumah: Bagaimana cara mendampingi mereka?Kevin Kristian, Monash University
Lansia rentan depresi, tapi banyak keluarga tidak menyadari: Stigma jadi pemicunyaResti Pujihasvuty, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Penuaan mungkin bisa diperlambat lewat molekul RNA-mikro yang mengendalikan gen kitaAna Lucia Ekowati, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya ; Francisca Tjhay, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya , dan William William, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Remaja ‘fatherless’ lebih rentan merokok: Kehadiran ayah sangat penting bagi anakZata Ismah, Universitas Islam Negeri Raden Fatah dan Fatma Indriani, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Isu terlupakan dalam setahun Prabowo: Sanitasi buruk lebih memicu ‘stunting’Daniel, Universitas Gadjah Mada
‘Mindful parenting’: Bangun hubungan keluarga lebih sehat lewat pola asuh penuh kesadaranPutu Ayuwidia Ekaputri, University of Gothenburg
Amankah lari tanpa sepatu: Siapa yang cocok melakukannya dan bagaimana cara memulainya?Natalie Collins, The University of Queensland; Bill Vicenzino, The University of Queensland, dan Kathryn Mills, Macquarie University
Sains di balik membangun kebiasaan sehat untuk bantu wujudkan resolusi Tahun BaruScott Lear, Simon Fraser University
Olahraga jangan berlebihan: Istirahat 6-8 pekan penting agar hasilnya maksimalDaniel Brayson, University of Westminster
Saat negara absen, media sosial jadi ‘guru seks’ yang berisiko bagi remajaPaskalia, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Nyeri endometriosis sering disepelekan, padahal bisa picu disabilitas hingga sulit punya anakMutiara Riani, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan William William, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Jumlah sperma laki-laki sedunia menurun 50%: Penyebab jutaan pasutri di Indonesia sulit punya anak?William William, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Perlukah pasangan mengetahui fantasi seksual kita?Matt Kimberley, Birmingham City University; Jade Elliott, Liverpool John Moores University, dan Samuel Jones, The Open University
Bahaya ‘gas tertawa’ bisa merusak otak dan picu kematian mendadak: Mengapa masih dijual bebas?Andrew Yockey, University of Mississippi
Manfaat tempe berpotensi menyehatkan tulang: Mengapa pengakuan dari UNESCO saja tidak cukup?Iskandar Azmy Harahap, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Logika keliru penundaan cukai minuman manis: Cegah penyakit tak bisa tunggu ekonomi tumbuhFebri Pangestu, Griffith University
Pelaksanaan MBG justru mengganggu tata kelola gizi di IndonesiaMuhammad Iqbal Hafizon, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI)
Tidur siang selama puasa Ramadan bantu otak lebih fokus dan berpikir cepatTimothy Hearn, University of Cambridge; Anglia Ruskin University
Mindfulness sebenarnya soal ‘mengingat’: latihan untuk kembali ke momen saat iniJeremy David Engels, Penn State
Tahun baru: Fokuslah pada kesejahteraan alih-alih sekadar turun berat badanShelly Russell-Mayhew, University of Calgary dan Elizabeth Tingle, University of Calgary
Gejala depresi bisa menular: Ternyata manusia cenderung bisa meniru emosi orang terdekatJessica Christina Widhigdo, Universitas Ciputra
Riset: Ganja diduga bisa perlambat penurunan kemampuan berpikir pasien AlzheimerFabricio Pamplona, Universidade Federal de Santa Catarina (UFSC)
Efek samping Ozempic dapat meningkatkan risiko bunuh diri dan kehamilan tak diinginkanNial Wheate, Macquarie University
Bagaimana membuat temulawak Indonesia mendunia? Belajar dari ginseng Korea SelatanYori Yuliandra, Universitas Andalas dan Elfahmi, Institut Teknologi Bandung
Meningkatnya cemaran antibiotik di perairan dunia bisa membuat bakteri makin kebalApril Hayes, University of Exeter
BPJS jutaan warga terputus: Tata kelola buruk korbankan pasien dan fasilitas kesehatanAditya Prasanda, The Conversation
Saat faskes lumpuh: Masjid bisa jadi pusat layanan kesehatan darurat pascabencanaMochamad Iqbal Nurmansyah, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta; Fajar Ariyanti, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Wardiati Yusuf, Universitas Muhammadiyah Aceh
Limbah plastik dari klinik gigi: Kecil di ruang praktik, berdampak besar bagi lingkunganStephani Dwiyanti, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Watumesa A. Tan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Risiko ‘burnout’ ancam bidan di Indonesia: Dibebani tugas administrasi, harus hadapi pasien 24 jamAnissa Rizkianti, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Mengapa banyak produk kosmetik mengandung asbes?Ashley Howkins, Brunel University of London dan Lorna Anguilano, Brunel University of London
Sering dikira panu, kusta pada anak justru bisa sebabkan disabilitasAstri Ferdiana, Universitas Mataram dan Dedianto Hidajat, Universitas Mataram
‘Glowingnya’ industri kosmetik nasional, masyarakat perlu waspadaVendra Setiawan, Universitas Surabaya
Riset: Polusi udara berisiko picu eksim, bikin kulit gatal dan bersisikSamuel J. White, York St John University dan Philippe B. Wilson, York St John University
Why people with dementia wander – and how families can keep them safeKevin Kristian, Monash University
Ending malaria in Papua: Why oral communication matters as much as medicineErmi Ndoen, Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC) Kupang; Ari Probandari, Universitas Sebelas Maret; E. Elsa Herdiana Murhandarwati, Universitas Gadjah Mada ; Kharisma Dewi, Universitas Gadjah Mada , dan Rhondemo Kikon
Ending TB in Southeast Asia: ASEAN’s vaccine diplomacy and digital health toolsMochammad Fadjar Wibowo, National University of Singapore dan Mutiara Indriani, Australian National University
Words matter to people living with cancer. Here’s how verbal microaggressions affect their mental stateMadhu Neupane Bastola, Hong Kong Polytechnic University dan Margo Louise Turnbull, Hong Kong Polytechnic University